Jumat, 28 Januari 2011

Serba Imlek

GONG XI FA CHAI
新年快乐
xīn nián kuài lè


Pengenalan Rakyat TiongHua-Indonesia

Mengapa orang China di Indonesia disebut sebagai orang TiongHua?
Pada dasarnya sebutan china berasal dari kata Chin, yang berasal dari masa pemerintahan dinasty Chin (221SM - 207SM), sehingga orang-orang menyebut mereka sebagai China (Hua Ren). Di Republik Rakyat Tiongkok, terdapat 56 macam suku yang berbeda, termasuk suku Han yang menempati posisi 5 suku mayoritas di China dan 51 suku minoritas lainnya.

Namun, secara garis besar orang China dapat dibagi menjadi dua bagian. Penyebutan ini merupakan hasil dari kebiasaan orang untuk menyebutnya. Kedua bagian tersebut yaitu:

1. Orang Han (hanzi:汉人), bagian utara
2. Orang Tang (hanzi:唐人), bagian selatan (Hongkong, Guangzhou, Foshan, Macau).

Karena asal mula orang china di indonesia berasal dari china selatan, maka mereka lebih menyukai dengan panggilan:

1. Tang Ren (hanzi:唐人),
2. Teng Lang (bahasa hokkien)
3. Teng Nang (bahasa tio chiu)
4. Thong Nyin (bahasa hakka/khek)
5. dan sebagainya (bahsa hokchia, konghu/kanton, dan yang lainnya)

Sebutan inilah yang kemudian lebih dikenal oleh masyarakat indonesia sebagai TiongHua.

Spoiler for Asal Tionghua di Idonesia:



Arti Tahun Baru Imlek

Imlek merupakan hari raya Tahun Baru menurut sistem penanggalan kalender China. Hari ini tepat jatuh pada tanggal 1 bulan 1, dan suasana kemeriahan di akhiri oleh hari raya Cap Go Meh, yang tepat jatuh pada tanggal 15 bulan 1, dengan ditandai oleh bulan yang mencapai kesempurnaan (bulan purnama). Pada umumnya, satu hari sebelum Imlek rakyat China mengadakan makan malam bersama secara meriah. Harapan dari imlek adalah untuk mencapai keharmonisan antar sesama umat manusia.

Hari raya imlek dirayakan oleh rakyat China secara besar-besaran dan meriah. Sebutan untuk hari raya ini juga berbeda-beda, seperti Sin Cia (bahasa tio chiu), Ko Nyen (bahasa hakka) dan sebagainya. Hal ini membutikan hari raya ini merupakan hari raya terbesar bagi rakyat China, dan pastinya rakyat TiongHua di Indonesia.


Arti Cap Go Meh

Cap Go meh merupakan suatu hari raya sebagai penutup dari kemeriahan suasana Imlek, dengan ditandai dengan kesempurnaan bulan. Cap Go Meh jatuh pada tanggal 15 menurut sistem penanggalan China. Arti kata Cap Go Meh sendiri berati malam ke-15, orang Hakka menyebutnya Cang Nyet Pan, yang berarti setengah bulan setelah Imlek (15 hari). Hari raya Cap Go Meh telah berlangsung beribu-ribu tahun yang lalu, dengan diadakan tarian Barongsai, tarian Naga, pertunjukan Kungfu dan Wushu. Pada tempat-tempat tertentu di indonesia, Cap Go Meh di meriahkan dengan diadakan pesta arak-arakan oleh arwah leluhur yang di sebut Ta Thung (bahasa Hakka).

Hal yang berhubungan dengan Tionghua, Imlek dan Cap Go Meh:

Quote:
1. Pohon Mei Hua
Spoiler for Pohon Mei Hua:

Bunga ini ditemui hampir sebagian besar di rumah masyarakat TiongHua. Kebanyakan warna bunga dari pohon ini berwarna merah muda, meskipun ada yang berwarna merah, kuning, dan putih. Biasanya dahan-dahan dari bunga ini digantungi dengan angpao, hiasan-hiasan, seperti boneka 12 shio, boneka batangan emas, lampu warna-warni dan sebagainya. Pohon ini menandai suasana Imlek dan baru di kemas setelah perayaan Cap Go Meh berakhir.
Quote:
2. Angpao
Spoiler for Angpao:

Angpao merupakan hadiah berupa kertas merah berisi uang yang diberikan oleh seseorang yang dianggap telah mampu mencari rezeki. Tidak hanya anak kecil yang menerima angpao, ada kalanya seorang anak memberi orang tua mereka angpao jika mereka telah mampu mencari rezeki untuk menunjukan kebaktian dan balas budi.
Quote:
3. Lampion
Spoiler for Lampion:

Spoiler for Festival Lampion:

Spoiler for Lampion terbesar:

Lampion rakyat China pada umumnya berwarnah merah, dan mempunyai bentuk yang beraneka ragam. Lampion menandai datangnya hari raya Imlek, dan tetap dapat di temukan hingga hari raya Cap Go Meh berakhir. Pada kota-kota tertentu yang bermayoritaskan rakyat TiongHua, seperti Singkawang, Semarang dan sebagainya, terdapat suatu festival yang bernama festival lampion, dimana hampir seluruh bagian dari kota di tutupi oleh lampion dan diadakan pertunjukan lampion. Biasanya festval ini diadakan pada saat malam tahun baru Imlek ataupun malam Cap Go Meh. Imlek tahun lalu di kota singkawang terdapat lampion terbesar yang memecakan rekor MURI.
Quote:
4 Kue keranjang
Spoiler for Kue keranjang:

Spoiler for Kue keranjang terbesar:

Kue keranjang merupakan kue khas TiongHua, yang mempunyai rasa manis karena terbuat dari gula dan susu. Kue ini juga menandai datangnya hari raya Imlek. Imlek tahun lalu di kota singkawang terdapat Kue keranjang terbesar yang memecahkan rekor MURI.
Quote:
5. Kembang Api
Spoiler for :

Kembang api pada umumnya dimainkan pada saat malam Imlek dan malam Cap Go Meh.
Quote:
6. Barongsai
Spoiler for barongsai:

Barongsai merupakan mahluk mitologi yang berasal dari China. Konon katanya mahluk ini dapat memberikan kebahagiaan dan rejeki. Barongsai dimainkan pada hari Cap Go Meh. Pada masa kini barongsai memiliki bentuk dan warna yang bermacam-macam, dan kemampuan memainkan barongsai telah membuat barongsai dapat dipertandingkan dalam pertandinagan nasional maupun internasional.
Quote:
7. Naga
Spoiler for Naga terpanjang:

Spoiler for Naga bulan tanpa lampu ultraviolet dari kuching tampil di singkawang tahun lalu:

Spoiler for Naga bulan terkena lampu ultravioletnya:

Naga juga merupakan mahluk mitologi. Naga menurut orang timur berbentuk panjang, tidak bersayap dan dapat terbang kemanapun sesuai keingnan mereka. Tarian naga dimainkan pada saaat hari Cap Go Meh. Kini pertunjukan tarian naga juga dapat di pertandingkan. Beberapa tahun lalu festival Cap Go meh di Pontianak, terdapat Naga terpanjang yang memecahkan rekor MURI.
Quote:
8. Ta Thung

Ta Thung merupakan suatu festival dimana arwah leluhur dari masing-masing kelenteng saling bersilahturami ke kediaman arwah lainnya, dengan pertunjukan kebolehan atas kekebalan tubuh mereka. TaThung diadakan pada hari raya Cap Go Meh. Ta Thung terbesar berada di kota Singkawang, Pontianak, dan lainnya dimana seluruh kota dipenuhi dengan TaThung-TaThung, dan dihadiri oleh turis lokal maupun mancanegara.
Quote:
9. Wushu dan KungFu

Pada tempat-tempat terpencil, Guru-guru kungfu saling beradu kebolehannya, sedangkan Wushu dipertunjukan kepada umum pada malam Cap Go meh / hari Cap Go Meh.

10. Jeruk



Jeruk ini biasa berjumlah dua buah di dalam rumah, dengan bertempelkan sticker bertuliskan hanzi yang berarti kebahagian dan ada juga jeruk yang tertulis kemakmuran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar